HARGA OTR TERBARU HYUNDAI MOBIL INDONESIA 2019

Info harga Hyundai Hyundai Grand i10, Hyundai Kona, Hyundai Tucson, All New Hyundai Santa Fe, New Hyundai H1 Terbaru Tahun 2019. Promo Hyundai Mobil Indonesia Tahun 2019, Promo DP Ringan dan Bunga Rendah



Harga On the Road Wilayah JADETABEK - Plat B


New Grand I10 Euro 4 NIK 2019

New Grand i10 GLX MT          Rp. 184.000.000

New Grand i10 X AT                Rp. 211.500.000


KONA 2.0 MPI ATKINSON  AT       Rp. 363.900.000

 


Tucson NIK 2018

All New Tucson GLS Gasoline          Rp. 399.000.000

All New Tucson XG Gasoline            Rp. 430.000.000

All New Tucson XG CRDi e-VGT       Rp. 477.000.000


Harga Mobil Hyundai

All New Santa Fe NIK 2019 

All New Santa Fe GLS Gasoline AT          Rp. 526.000.000

All New Santa Fe XG Gasoline AT            Rp. 547.000.000

All New Santa Fe GLS CRDi AT                Rp. 574.000.000

All New Santa Fe XG CRDi AT                  Rp. 594.000.000

New Grand Santa Fe CRDi e-VGT  AT      Rp. 643.000.000


NEW H-1 NIK 2019

New H-1 Elegance CRDI VGT A/T         Rp. 505.500.000

New H-1 XG PSD CRDI VGT A/T            Rp. 545.000.000

New H-1 Royale LTD CRDI VGT A/T       Rp. 618.500.000



Starex Mover

Starex Mover CRDi M/T 2018              Rp. 408.000.000

New Starex Mover CRDi M/T 2019      Rp. 422.000.000


Keterangan :

Harga Cash khusus plat B

Harga belum termasuk pajak progresif

Harga tidak mengikat dan bisa berubah sewaktu - waktu

Read More

Hyundai Kona dapat skor tertinggi TXI Study 2019



Jakarta (ANTARA) - Hyundai Kona mendapat skor tertinggi dari J.D Power Tech Experience Index (TXI) Study 2019, Amerika Serikat (AS) atas kepuasan konsumen terhadap teknologi kendaraan di segmen kendaraan kecil.

"Kami sangat bangga menawarkan teknologi keamanan canggih di semua model Hyundai," kata Direktur Perencanaan Produk Hyundai Motor America, Scott Margason yang dikutip dari laman resmi Hyundai, Jumat.

TXI Study melakukan penelitian selama 90 hari, meliputi pengalaman pemilik, penggunaan, dan interaksi langsung dengan teknologi dalam kendaraan tersebut.

Hyundai Kona bersaing dengan kompetitornya Toyota C-HR untuk posisi teratas pada segmen kendaraan kecil, dan mendapat nilai tertinggi untuk kategori seperti hiburan dan konektivitas, bantuan mengemudi, smartphone mirroring dan navigasi.

Sementara Hyundai Elantra dan Hyundai Santa Fe masing-masing mendapatkan skor Top 3 di segmen kendaraan kompak dan menengah.

"Hyundai Kona tidak hanya menampilkan teknologi canggih, fitur keselamatan dan kenyamanan, tetapi juga menciptakan pengalaman yang nyaman dan memuaskan bagi seluruh keluarga," ujar Margason.

Hyundai Kona dilengkapi dengan peralatan standar yang mencakup layar sentuh LCD 7 dengan kamera spion, Android Auto & Apple CarPlay, LED Daytime Running Lights, dan sistem hiburan premium.

Serangkaian fitur keselamatan canggih lainnya juga tersemat dalam kendaraan tersebut di antaranya kamera pandangan belakang, sistem manajemen stabilitas kendaraan, peringatan tabrakan, blind-spot collision warning, hill start assist control, dan lane change assist.

 Sumber : https://otomotif.antaranews.com/berita/1048042/hyundai-kona-dapat-skor-tertinggi-txi-study-2019
Read More

PABRIK HYUNDAI DI INDONESIA




Rencana pembangunan pabrik Hyundai Motor Company (HMC) di Indonesia
semakin jelas. 
Pabrikan otomotif asal Korea Selatan ini diklaim segera merealisasikan investasinya dan memulai 
produksi kendaraan pada 2021 mendatang. 
"Mereka akan mulai produksi pada 2021,
 dengan kapasitas 70.000 hingga 250.000 unit per tahun,
" ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dalam keterangan resminya usai 
bertemu dengan Executive Vice President HMC Park Hong Jae di Seoul, Korea Selatan, Minggu (30/6/2019). Airlangga megatakan, 
Hyundai menargetkan 47 persen dari produksi di Indonesia akan fokus 
untuk kebutuhan domestik. 
Sementara 53 persen lain digunakan untuk ekspor ke beberapa negara tujuan bisnisnya. Baca juga: Pabrik Hyundai di Indonesia
Akan Produksi Mobil Listrik Meski letak pabriknya belum bisa dikonfirmasi, 
namun diklaim nantinya pabrik tersebut akan menyerap tenaga kerja
 sebesar 3.500 orang. Menurut Airlangga, Hyundai menilai Indonesia akan 
menjadi basis produksi kendaraan guna memenuhi kebutuhan pasar domestik
 dan ekspor. "Hyundai telah menegaskan komitmen mereka untuk segera 
memulai investasi di Indonesia. Prinsipnya pemerintah mendukung rencana 
investasi baru tersebut dengan fasilitas fiskal yang sudah tersedia
," kata Airlangga.

Direktur Jenderal Industri Logam,
Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) 
Kementerian Perindustrian Harjanto, mengatakan, sejak Januari 2018, 
Hyundai mengungkapkan rencana untuk membangun pabrik di 
kawasan Asean dan Indonesia sebagai pilihan lokasinya.


sumber : https://otomotif.kompas.com/read/2019/07/01/072200415/hyundai-jadi-bikin-pabrik-mobil-di-indonesia


Penulis Stanly Ravel | Editor Agung Kurniawan JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana pembangunan pabrik Hyundai Motor Company (HMC) di Indonesia semakin jelas. Pabrikan otomotif asal Korea Selatan ini diklaim segera merealisasikan investasinya dan memulai produksi kendaraan pada 2021 mendatang. "Mereka akan mulai produksi pada 2021, dengan kapasitas 70.000 hingga 250.000 unit per tahun," ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dalam keterangan resminya usai bertemu dengan Executive Vice President HMC Park Hong Jae di Seoul, Korea Selatan, Minggu (30/6/2019). Airlangga megatakan, Hyundai menargetkan 47 persen dari produksi di Indonesia akan fokus untuk kebutuhan domestik. Sementara 53 persen lain digunakan untuk ekspor ke beberapa negara tujuan bisnisnya. Baca juga: Pabrik Hyundai di Indonesia Akan Produksi Mobil Listrik Meski letak pabriknya belum bisa dikonfirmasi, namun diklaim nantinya pabrik tersebut akan menyerap tenaga kerja sebesar 3.500 orang. Menurut Airlangga, Hyundai menilai Indonesia akan menjadi basis produksi kendaraan guna memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor. "Hyundai telah menegaskan komitmen mereka untuk segera memulai investasi di Indonesia. Prinsipnya pemerintah mendukung rencana investasi baru tersebut dengan fasilitas fiskal yang sudah tersedia," kata Airlangga.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hyundai Jadi Bikin Pabrik Mobil di Indonesia", https://otomotif.kompas.com/read/2019/07/01/072200415/hyundai-jadi-bikin-pabrik-mobil-di-indonesia.
Penulis : Stanly Ravel
Editor : Agung Kurniawan
Penulis Stanly Ravel | Editor Agung Kurniawan JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana pembangunan pabrik Hyundai Motor Company (HMC) di Indonesia semakin jelas. Pabrikan otomotif asal Korea Selatan ini diklaim segera merealisasikan investasinya dan memulai produksi kendaraan pada 2021 mendatang. "Mereka akan mulai produksi pada 2021, dengan kapasitas 70.000 hingga 250.000 unit per tahun," ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dalam keterangan resminya usai bertemu dengan Executive Vice President HMC Park Hong Jae di Seoul, Korea Selatan, Minggu (30/6/2019). Airlangga megatakan, Hyundai menargetkan 47 persen dari produksi di Indonesia akan fokus untuk kebutuhan domestik. Sementara 53 persen lain digunakan untuk ekspor ke beberapa negara tujuan bisnisnya. Baca juga: Pabrik Hyundai di Indonesia Akan Produksi Mobil Listrik Meski letak pabriknya belum bisa dikonfirmasi, namun diklaim nantinya pabrik tersebut akan menyerap tenaga kerja sebesar 3.500 orang. Menurut Airlangga, Hyundai menilai Indonesia akan menjadi basis produksi kendaraan guna memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor. "Hyundai telah menegaskan komitmen mereka untuk segera memulai investasi di Indonesia. Prinsipnya pemerintah mendukung rencana investasi baru tersebut dengan fasilitas fiskal yang sudah tersedia," kata Airlangga.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hyundai Jadi Bikin Pabrik Mobil di Indonesia", https://otomotif.kompas.com/read/2019/07/01/072200415/hyundai-jadi-bikin-pabrik-mobil-di-indonesia.
Penulis : Stanly Ravel
Editor : Agung Kurniawan
Penulis Stanly Ravel | Editor Agung Kurniawan JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana pembangunan pabrik Hyundai Motor Company (HMC) di Indonesia semakin jelas. Pabrikan otomotif asal Korea Selatan ini diklaim segera merealisasikan investasinya dan memulai produksi kendaraan pada 2021 mendatang. "Mereka akan mulai produksi pada 2021, dengan kapasitas 70.000 hingga 250.000 unit per tahun," ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dalam keterangan resminya usai bertemu dengan Executive Vice President HMC Park Hong Jae di Seoul, Korea Selatan, Minggu (30/6/2019). Airlangga megatakan, Hyundai menargetkan 47 persen dari produksi di Indonesia akan fokus untuk kebutuhan domestik. Sementara 53 persen lain digunakan untuk ekspor ke beberapa negara tujuan bisnisnya. Baca juga: Pabrik Hyundai di Indonesia Akan Produksi Mobil Listrik Meski letak pabriknya belum bisa dikonfirmasi, namun diklaim nantinya pabrik tersebut akan menyerap tenaga kerja sebesar 3.500 orang. Menurut Airlangga, Hyundai menilai Indonesia akan menjadi basis produksi kendaraan guna memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor. "Hyundai telah menegaskan komitmen mereka untuk segera memulai investasi di Indonesia. Prinsipnya pemerintah mendukung rencana investasi baru tersebut dengan fasilitas fiskal yang sudah tersedia," kata Airlangga.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hyundai Jadi Bikin Pabrik Mobil di Indonesia", https://otomotif.kompas.com/read/2019/07/01/072200415/hyundai-jadi-bikin-pabrik-mobil-di-indonesia.
Penulis : Stanly Ravel
Editor : Agung Kurniawan
Read More

PROMO MOBIL NIAGA HYUNDAI

H100. OTR JAKARTA : Rp. 203.350.000

Solusi Transportasi Niaga yang Andal

Model gaya yang segar,dinamis dan teratas

Anda mendapatkan gaya canggih yang membuat pernyataan percaya diri tentang Anda dan bisnis Anda. 
Dan bersama dengan gaya yang cerdas dan modern, H-100 memberikan tingkat keserbagunaan dan ketangguhan yang setara.
Dan itu adalah Hyundai, Anda tahu H-100 sangat ekonomis untuk dimiliki dan dioperasikan. 
Jadi mengapa kompromi ketika memilih truk Anda berikutnya? 
H-100 harus anda pertimbangkan.


Hood Di rancang agar mudah di Buka

Tutup Bahan BAkar Dengan Kuci


Stoper lipat

Kaca Spion

 Kenyaman yang sangat efisien dan fungsional

Bukan rahasia lagi bahwa tempat kerja yang nyaman meningkatkan efisiensi,
sehingga tidak mengherankan bahwa h-100 menawarkan tingkat kenyamanan baru.

           Glove Box
 Center vacia

Head Unit with CD, MP3, USB dan AUX

  Bergaya dan praktis

Ketika kami mengatakan bahwa H-100 dirancang untuk menetapkan standar baru untuk truk ringan, kami sungguh-sungguh. Daftar fitur bahkan melampaui beberapa mobil pribadi yang lengkap, dan beberapa belum pernah tersedia di kelas ini sebelumnya.

Break Sytem dengan LSPV

Break System dengan LSPV (Load Sensing Propotioning Valve). LSPV memungkinkan tekanan lebih tinggi ke rem belakang untuk mencapai ini. Pengindraan beban dilakukan dengan menangguhkan pegas pengindera antara bodi kendaraan dan rumah gandar belakang. Gerakan pegas sensor beban yang disebabkan oleh perubahan ketinggian kendaraan karena beban, ditransmisikan ke katup proporsional.

Brakes to depend on

Pada 15 ″ rem cakram berukuran cukup besar dan berventilasi untuk pengereman yang bebas pudar. Booster tandem 8 ″ dan 9 ensure memastikan bahwa daya hentikan H100 cocok dengan kinerja dinamis. Bilah anti roll yang dipasang di depan menyediakan penguatan tambahan untuk kemudi dan penanganan yang percaya diri dan tepat.

Hyundai H-100 revolusi tenang dalam truk ringan

Cukup kuat untuk membuat pekerjaan ringan dari hampir semua tugas atau medan, sementara secara mengejutkan ekonomis untuk beroperasi. Cukup kompak untuk mengatasi ruang terbatas, tetapi dengan muatan dan kemampuan kru biasanya terbatas pada kendaraan yang jauh lebih besar.




Read More


Setiap mobil modern sekarang ini biasanya sudah dilengkapi dengan fog lamp alias lampu kabut. Masalahnya, tidak banyak orang tahu kegunaan sesungguhnya. Kita kerap menemui pengendara mobil dengan bangganya menyalakan lampu kabut pada malam hari, padahal ini salah kaprah.
Bahkan yang lebih lucu, aksesori lampu yang belakangan ini makin jadi tren, yakni daytime running lights (DRL) ikut dinyalakan bersama lampu kabut dan lampu utama pada malam hari.

Alhasil, pengendara mobil di depannya dibikin silau dengan ”gemerlap” lampu. Saat yang tepat untuk menyalakan fog lamp tak lain ketika hujan lebat terutama malam hari atau jalanan sedang berkabut.
Hal ini karena sorotan fog lamp cenderung fokus ke satu arah daripada pendaran cahaya head lamp yang lebih menyebar jauh ke arah depan.
Sementara, DRL merupakan fitur penunjang keselamatan berkendara yang awalnya diterapkan di mobil-mobil Eropa dan Amerika Serikat.
Fungsinya bukan sebagai aksesoris, tapi lebih alat komunikasi dari kendaraan ke pengendara lain sehingga menyala terus-menerus baik siang dan malam.
LED lebih ke sistem pencahayaan dari lampu utama yang menggantikan peran dari bohlam biasa, seperti hologen dan HID. Penempatan DRL dan LED pada umumnya berbeda, sebagian ada yang terpisah dari head lamp, sebagian lagi ada yang menyatu dengan rumah head lamp.
Read More